Multi Video Search

Konser Musik Tradisional Jepang Di Rusia

Description: Musik tradisional Jepang Koto, Shamisen dan Shakuhachi dimainkan di salah satu istana kerajaan, dekat St Petersburg. [Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]: "Dimulai dengan musik, yang diciptakan berdasarkan musik tradisional Jepang. Ini berbeda dengan tangga nada tradisional Eropa, hingga nadanya kedengaran aneh dan misterius, tapi ini adalah genetika Jepang." Musik hanya terdiri dari 5 not, dan ditulis dengan huruf, bukan not. Mendengarkan musik hogaku, mirip seperti ritual keagamaan. Disini, anda dapat lebih merasakan jiwa orang Jepang, bukan hanya musik tradisionalnya. [Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]: "Ia bahkan mirip dengan suara gunung, air terjun, lembah dan sungai." Instrumen musiknya sendiri terasa dekat dengan alam. Seruling Shakuhachi dibuat dari bambu, memiliki lima lubang. [Nishimura Reytey, Pemain Shakuhachi]: "Sangat sulit untuk memainkan shakuhachi. Anda dapat mengubah suara saat memindahkan jari. Dalam sistim Eropa, ini dapat dilakukan saat bernafas, tapi disini, hanya dengan memindahkan jari." Shamisen mirip dengan kecapi Eropa. Ia terbuat dari kayu mahoni, yang dilapisi kulit kucing. Instrumen ini sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Bermain shamisen merupakan bagian penting dari kehidupan geisha, dan juga digunakan dalam teater Kabuki tradisional Jepang. Disini, sebuah lagu dinyanyikan, tentang kekasih yang dirindukan. Koto adalah alat musik bangsawan dan dimainkan di pengadilan. Sebelum pertunjukan, 13 senar sutra ditata dengan pin khusus <b>...</b>

Keywords:

Rating: 0.0/5 (0 Votes)